Roompi

Kuliah di Amerika Dengan Beasiswa Fulbright

Beasiswa Fulbright merupakan beasiswa penuh yang ditujukan untuk calon mahasiswa internasional jenjang S2 dan S3. Beasiswa ini merupakan salah satu beasiswa bergengsi yang diincar banyak orang di dunia, tak terkecuali Indonesia. Siapa yang gak mau kuliah si Amerika tanpa biaya sama sekali?

Dikatakan sebagai beasiswa yang bergensi karena tingkat kesulitannya yang cukup tinggi. Menurut data di website resmi AMINEF sendiri, peluang lulusnya hanya berkisar 6-8% dari total pendaftar dari Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya. Meskipun peluangnya yang terbilang kecil, bukan berarti gak worth it untuk dicoba.

Apa aja syarat pendaftarannya?

Persyaratan umum:

  1. WNI yang berdomisili di Indonesia.
  2. Memiliki kualitas leadership yang ditunjukkan melalui pengabdian pada masyarakat.
  3. Memiiki persiapan dan menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih.
  4. Mahir berbahasa Inggirs.
  5. Memiliki kemampuan akademik yang luar biasa.
  6. Menunjukkan kemampuan yang realistis untuk menyelesaikan studi pascasarjana dan melakukan penelitian di AS.
  7. Menunjukkan komitmen yang kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pogram beasiswa Fulbright.

Kamu tidak bisa mendaftar jika kamu:

  1. Merupakan karyawan atau keluarga karyawan AMINEF, kedutaan besar AS ataupun instasi pemeintahan AS lainnya.
  2. Sedang menempuh pendidikan.
  3. Sedang menerima beasiswa lain ketika mendaftar beasiswa Fulbright.
  4. Sedang menempuh jenjang pendidikan serupa untuk double degree.

Persyaratan Khusus Program Master (S2):

  1. Telah menyelesaikan studi Sarjana (S1).
  2. Memiliki IPK minimum 3.00 (skala 4.00).
  3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 550 atau skor IELTS setara.
  4. Bersedia untuk bekerja pada institusi tempat asal minimal lima tahun sebelum masa pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa.

Persyaratan Khusus Program PhD (S3):

  1. Telah menyelesaikan studi Magister (S2).
  2. Memiliki IPK minimum 3.00 (skala 4.00).
  3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 575 atau skor IELTS yang setara.
  4. Bersedia untuk kembali ke Indonesia serta mengambil posisi akademis pada perguruan tinggi setelah menyelesaikan masa studi.

Syarat pendaftarannya itu aja?

Iya, hanya itu persyaratan umum dan khususnya. Kalau kamu sudah memenuhi semua kriterianya kamu bisa mendaftarkan diri untuk beasiswa Fulbright.

Berkas-berkas yang ddiperlukan apa aja?

  1. Formulir pendaftaran.
    1. Formulir pendaftaran S2 (download).
    2. Formulir pendaftaran S3 (download).
  2. Salinan skor TOEFL ITP atau IELTS terbaru (max 2 tahun)
  3. 2 lembar surat referensi, bisa dosen atau atasan (bagi yang sudah bekerja).
  4. Salinan ijazah dan transkrip akademik (dalam bahasa asli/Indonesia dan terjemahan bahasa Inggris).
  5. Salinan KTP atau paspor.
  6. Curriculum Vitae (CV).

Cara daftarnya gimana?

Semua berkas tersebut harus dikirimkan berupa hard copy (cetak) melalui pos atau di antar langsung ke:

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 ~ 9086

 

Tapi, mungkin kamu bingung, leadership seperti apa sih yang dimaksud?

No, no, maksudnya bukan leadership (pimpinan/atasan) di tempat bekerja, tapi potensimu untuk menjadi leader. Bagaimana kamu bisa menjelaskan kaitan antara prestasi akademik dan pengalaman bisa menjadikanmu seorang yang ahli di bidang yang kamu pilih.

Untuk bisa lolos beasiswa bergengsi ini membutuhkan perjuangan yang tidak sedikit sehingga kamu perlu menyusun rencana dengan matang. Untungnya, tidak ada batasan umur untuk mendaftar program beasiswa Fulbright jenjang pendidikan S2 dan S3, sehingga kamu tidak perlu terburu-buru. Program beasiswa Fulbright dibuka setiap tahun dan ditutup pada sekitar bulan Februari.

Program beasiswa Fulbright terbuka untuk semua jurusan kecuali jurusan di bidang kesehatan yang membutuhkan penanganan pasien atau kontak langsung dengan pasien.

Skor TOEFL ITP atau IETLS tetap wajib dilampirkan meskipun kamu sudah pernah sekolah/kulah di luar negri sebumnya, baik dengan biaya sendiri ataupun dengan beasiswa.

Sebagai catatan terakhir, kamu tetap bisa mendaftar beasiswa meskipun kamu belum mendaftar ke kampus tujuan di AS lho, yang penting kamu udah resmi selesai kuliah S1 dulu ya.

Jadi gak perlu kebanyakan mikir, coba aja dulu, siapa tau berjodoh. Tetap semangat mengejar cita-cita ya!

Stay safe and stay healthy!

 

Just an ordinary girl who loves to read and write.