Clubhouse Kena Hack, Keamanan Data dan Privasi Pengguna Dipertanyakan

Hi guys, How’s your day? I hope you’re healthy and doing well. We’re happy to introduce you to our Grateful Board on our newsblog. A place where you can share your thoughts, inspiring stories, or a little thing that you’re grateful for today. You can always spread the positivity by dropping it here. Your story will be featured in our Grateful Board section in the next article. See you and stay safe!


Bagi kamu yang belum kenal apa itu Clubhouse, Clubhouse adalah platform media sosial berbasis audio yang dibuat pada tahun 2020 dan dikembangkan oleh pengusaha Silicon Valley bernama Paul Davinson. Sebagai platform yang menggunakan layanan audio, Clubhouse bukanlah aplikasi pertama yang banyak digandrungi para netizen, ada Discord, Whatsapp, Line yang juga menggunakan layanan audio di aplikasinya.

Ketika Clubhouse sedang hits-hitsnya, ternyata Clubhouse harus menghadapi masalah peretasan data dan privasi pengguna. Soalnya, aplikasi yang lagi booming ini ternyata udah disusupi hacker yang menyebarkan rekaman audio di virtual room Clubhouse dan menyebarkannya ke situs pihak ketiga. Masalah ini memunculkan kekhawatiran pengguna yang mempertanyakan dan meragukan keamanan data dan privasi mereka ketika menggunakan aplikasi Clubhouse.

Jadi, menurut Clubhouse, pengguna yang udah menyebarkan obrolan di virtual room Clubhouse udah diblock permanen, dan mereka juga berjanji untuk meningkatkan keamanan data dan privasi penggunanya.

Ahli keamanan dari Stanford Internet Observatory (SIO) mengingatkan pengguna Clubhouse, bahwa pengguna harus lebih hati-hati dalam menyebarkan informasi melalui aplikasi Clubhouse. Pengguna pun diminta untuk tidak menyebarkan informasi sensitif dan selalu menganggap bahwa pembicaraan sedang direkam untuk meningkatkan kesadaran dalam bersosmed.

Clubhouse menggunakan service back-end dari perusahaan startup dari China yaitu Agora Tapi ketika dikonfirmasi mengenai masalah kebocoran ini, mereka tidak memberikan komentar khusus terkait masalah ini. Menurut Agora, mereka tidak menyimpan dan dmembagikan data para clientnya. Mereka berkata mereka berkomitmen untuk menjaga keamanan data para client mereka

Menurut SIO, peretasan dilakukan dengan menggunakan program yang sama dengan yang digunakan oleh Clubhouse yaitu Javascript, namun pihak Clubhouse tidak memberikan komentar terkait dugaan ini. Clubhouse juga berencana menambah proteksi enkripsi terhadap data-data para pengguna mereka dan memperketat akses pengguna ketika menggunakan Clubhouse, salah satunya dengan mencegah pengguna masuk kebeberapa room secara bersamaan Hal ini bertujuan untuk mencegah peretasan dimasa yang akan datang.

Gimana menurut kalian guys?


Grateful Board

Hi guys, aku selama ini selalu berpikir kalau aku ketinggalan mulu dari tmn2, kdg kalau dgr cerita tmn2 sering minder sendiri. Tmn udah ngapain aja, udh bisa aja apa, udah jadi apa, yg aku masih belum apa2 masih disitu2 aja.. Jadi, bbrp hari yg lalu aku ngobrol ama temen lama, dia tanya2 akhirnya kami cerita2.. sampai aku cerita kalau aku mau lanjut kuliah dan pernah lolos tes di U*, tapi gk jadi masuk gr2 biaya (baca corona), tmnku nyeletuk “wah.. kok bisa? Aku udh 3x coba gk lolos2”. Dia kedengarannya hepi pdhl selama ini aku masih ngerasa kecewa.. Tiba2 aku baru ngeh, ternyata udh banyak byk jg usaha yg udh aku lakukan ya.. Kadang kl kita terlalu sibuk membandingkan diri kita dgn org lain shg kita lupa pencapaian kita udah sampai mana.. So, be grateful guys! You’ve been doing great.. and stay safe!

A tiny girl in the big world

Just an ordinary girl who loves to read and write.