I Love You More Than Anyone Else In The World..

Hi guys, How’s your day? I hope you’re healthy and doing well. We’re happy to introduce you to our Grateful Board on our newsblog. A place where you can share your thoughts, inspiring stories, or a little thing that you’re grateful for today. You can always spread the positivity by dropping it here. Your story will be featured in our Grateful Board section in the next article. See you and stay safe!


I love you more than anyone else in the world..

Pernahkah kamu mengatakan kalimat tersebut kepada seseorang? Ke orangtua? atau ke doi?

But..

Pernahkah kamu mengatakankannya pada dirimu sendiri?

Kapan terakhir kali kamu mengatakannya pada dirimu sendiri?

Hari-hari dipenuhi dengan ambisi para generasi muda untuk sukses. Jiwa anak muda akan terus berjuang demi mewujudkan mimpi dan harapan.

Berbagai kesempatan kita upayakan, segala tanggung jawab kita emban, semua yang terbaik kita lakukan. Tapi kadang masa depan tampaknya masih enggan.

Sambil mengejar mimpi, kita terus mempertanyakan diri kita sendiri, “Am I doing the right thing?”, “Am I doing this right?”

I’m so overwhelmed

Well, it’s normal to feel overwhelmed..

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu biasanya muncul karena banyak faktor eksternal yang menghampiri. Entah karena melihat keberuntungan orang lain atau kesuksesan orang lain yang kayanya udah dekat sementara kita masih berjuang.

Niat awal menelusuri internet dan sosmed untuk mencari inspirasi malah jadi insecure sendiri karena ngeliat temen – temen udah jauh maju kedepan.

Disaat seperti ini, apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu akan mulai kepikiran dan stress, kemudian berusaha lebih keras dengan menambah target hingga mengurangi jam tidur? Or take your time to think untuk menyadari usaha apa aja yang udah kamu capai?

Penelitian menunjukkan bahwa stress memicu sakit kepala yang membuatmu jadi gak fokus dan justru jadi bikin banyak kesalahan, juga dipenuhi dengan pikiran negatif. Nah, pikiran-pikiran negatif yang muncul ini bisa menciptakan stigma buruk terhadap diri sendiri yang ujung-ujungnya bikin kita gak mencintai diri kita sendiri.

Baca juga: Kepala Kamu Pusing Saat Bangun Tidur? Ini Penyebabnya

So, why don’t you try to love yourself first? Here’s how.

1. Give yourself a break

Berhentilah sebentar dan luangkan waktumu untuk berpikir dan mengingat lagi, udah sejauh mana sih usaha dan pencapaian kamu. Gak peduli sekecil apapun usahamu, usaha tetaplah usaha. Pikiran soal “masih kurang” biasanya muncul karena kita gak sadar udah sejauh mana usaha yang udah kita lakukan.

2. Sleep well

Give yourself a good night sleep. Tidurlah yang cukup. Dari hasil penelitian, ahli menyebutkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan stress/depresi, menurunkan kemampuan konsentrasi dan produktivitas. Waktu tidur yang ideal untuk orang dewasa adalah 7 jam per hari.

Baca juga: Si Sibuk Vs Si Produktif: Kamu Termasuk Tipe Yang Mana?

3. Dare to say no

Enough is enough. Pas lagi sibuk-sibuknya ama deadline tugas, temen malah minta tolong, atau ketika di kampus pada gak ada yang mau jadi penanggung jawab event, eh kamu malah ditunjuk.

Kadang emang bilang tidak ke orang lain itu susah, apalagi kalau si Segan udah datang duluan, akhirnya terpaksa bilang iya tapi nanti sebel sendiri. Dengan terbuka dan berani mengatakan tidak, kamu udah membebaskan dirimu sendiri dari perasaan tertekan.

4. Stop comparing yourself

Yang indah dipandang mata tidak selalu indah sesuai realita. Rumput tetangga emang tampak lebih hijau, tapi siapa tahu itu ternyata rumput plastik (ok, that’s garing). Setiap orang punya timing-nya sendiri untuk sukses dan melalui jalan yang berbeda. Tidak semua orang bisa sukses dengan cara yang sama. So, stop comparing yourself with others.

Baca juga: Kebiasaan Ini Ternyata Mengganggu Kesehatan Mental

5. Reward yourself

Stop being harsh on youself. Hargailah usaha dan pencapaianmu sekecil apapun itu. Progress yang kecil akan membawamu ke tujuan jika dilakukan dengan konsisten. Jadi, berikanlah dirimu sedikit penghargaan atas apa yang udah berhasil kamu lakukan.

Jika kamu berhasil menyelesaikan target tugasmu, maka hadiahkan dirimu waktu istirahat yang cukup. Atau, jika kamu berhasil menghemat sesuai target hingga akhir bulan, maka hadiahkanlah dirimu sedikit jajanan favoritmu di akhir bulan.

Gimana guys? Have you given yourself enough love?

 

 

Just an ordinary girl who loves to read and write.