Ini Syarat Pendaftaran Beasiswa GKS/KGSP di Korea Selatan

Pada artikel minggu lalu sudah dibahas mengenai benefit beasiswa pemerintah Korea yaitu Global Korea Scholarship (GKS) atau yang dulunya dikenal sebagai Korean Government Scholarship Program (KGSP).

Maka pada artikel kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai syarat pendaftaran serta apa saja yang kamu perlukan untuk mendaftar beasiswa GKS.

Setelah membahas benefit yang bisa kamu dapatkan ketika mendapatkan beasiswa GKS ini, tentunya sangat menarik ya untuk mengetahui info lebih lanjut. Serba-serbi kuliah di Korea serta kehidupan di Korea juga pernah dibahas di Heegyu!

Pendaftaran untuk beasiswa GKS sendiri terbagi menjadi 2: pendaftaran untuk jenjang Undergraduate dibuka pada bulan September – Oktober, sedangkan untuk jenjang Graduate pendaftarannya dibuka pada sekitar bulan Februari.

Apakah kamu layak untuk mendaftar?

Kamu bisa mendaftar untuk beasiswa ini asalkan kamu:

  1. Bukan warga negara Korea atau anak dari orang tua yang memiliki kewarganegaraan Korea.
  2. Usia maksimal 25 tahun untuk program Undergraduate, 40 tahun untuk program Graduate.
  3. Sehat mental dan fisik.
  4. Bebas narkoba.
  5. Telah lulus SMA atau akan lulus SMA per tanggal 1 Maret dengan melampirkan surat keterangan akan lulus yang dikeluarkan oleh pihak sekolah, bagi pendaftar program Undergraduate.
  6. Telah memiliki gelar Bachelor (S1) per tanggal 31 Agustus untuk pendaftar program Master, telah memiliki gelar Master (S2) bagi pendaftar program Graduate. Bagi pendaftar yang akan lulus sebelum tanggal 31 Agustus, dapat menyertakan surat keterangan akan lulus yang dikeluarkan oleh pihak universitas.
  7. Tidak penah menempuh pendidikan jenjang apapun di Korea sebelumnya.
  8. Tidak pernah menerima beasiswa GKS maksimal 2 kali berturut-turut. Penerima beasiswa GKS program Undergraduate, diperbolehkan mendaftar kembali untuk program Master, dan penerima beasiswa GKS prgram Master diperbolehkan mendaftar kembali untuk program Doctor. Tidak ada informasi resmi untuk batasan jeda waktu antar waktu perkuliahan.
  9. Memiliki nilai/GPA minimal 80% dari skala 100% (table konversi nilai dapat didownload di websitenya.
  10. Tidak pernah mangkir dari tanggung jawab.Kandidat yang telah dinyatakan lulus seleksi namun tidak mengambil beasiswa tersebut, tidak diizinkan untuk mendaftar ulang. Jika kadidat dinyatakan lulus seleksi beasiswa tapi bisa skor TOPIK-nya tidak mencapai level 3, maka yang bersangkutan tidak dapat menerima beasiswa tapi masih bisa mendaftarkan diri ulang di tahun depan.

Apa saja berkas yang perlu disiapkan?

  1. Dokumen yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris / Korea oleh penerjemah tersumpah, yaitu:
    • Rapor/transkrip nilai pendidikan terakhir
    • Ijazah
    • Akte lahir
    • KTP pendaftar
    • KTP orang tua
    • Kartu Keluarga
  2. Personal statement. Di bagian ini kamu harus menjelaskan tetang diri kamu, alasanmu memilih kuliah di Korea, alasanmu memilih jurusan dan kampus.
  3. Study plan. Di bagian ini kamu harus menjelaskan apa rencana perkuliahanmu setiap semester beserta targetnya, apa saja kegiatan yang akan kamu ikuti selama masa perkuliahan di kampus tersebut. Kamu juga perlu menuliskan apa sumbangsih penelitian kamu bagi negara asalmu, dan jangan lupa menuliskan rencanamu setelah menyelesaikan studimu di Korea. Segala rencana yang kamu tulis tentunya harus merupakan rencana yang realistis dan dapat dicapai ya.
  4. Surat rekomendasi dari 2 orang yang berwenang. Orang yang dapat memberikan surat rekomendasi adalah Kepala sekolah/Guru/Dosen atau atasan di tempat bekerja. Bagian ini cukup penting sehingga kamu harus melampirkannya dalam amplop yang sudah di segel dengan stempel sekolah/kampus dan ditandatangani oleh pemberi rekomendasi.
  5. Sertifikat/piagam penghargaan yang pernah kamu dapatkan (jika ada).
  6. Sertifikat TOPIK resmi (jika ada).
  7. Sertifikat TOEFL/IETLS (jika ada).

Bagaimana proses seleksinya?

Pada program beasiswa GKS ini terdapat 2 jalur pendaftaran yang bisa kamu tempuh: jalur Kedutaan dan jalur Universitas.

Jika kamu memilih mendaftar melalui kedutaan, maka segala berkas pendaftaran harus kamu kirimkan ke kantor kedutaan Korea di Indonesia. Proses seleksi dan wawancara pun akan dilakukan oleh pihak kedutaan Korea yang lalu akan diteruskan ke universitas pilihan kamu.

Jika lolos, maka berkasmu akan diteruskan ke National Institute for International Education (NIIED) yang merupakan institusi negara pemberi biaya pendidikan layaknya LPDP di Indonesia. Setelahberkas kamu disetujui oleh NIIED, maka kamu dinyatakan lolos seleksi akhir dan berhak menerima beasiswa GKS.

Bagi kamu yang memilih jalur universitas, kamu cukup mengirimkan berkas pendaftaran langsung ke universitas Korea yang kamu tuju. Proses seleksi pun akan dilakukan langsung oleh pihak universitas. Jika universitas tertarik dengan personal statement dan study plan kamu, maka kamu akan dihubungi untuk sesi wawancara.

Bedanya dengan jalur kedutaan, jalur universitas hanya memerlukan 1 sesi wawancara yaitu hanya dari pihak universitas, sedangkan jika kamu memilih jalur kedutaan maka kamu harus melalui 2 sesi wawancara yaitu wawancara dengan pihak kedutaan dan pihak universitas.

Satu lagi yang membedakan jalur kedutaan dan jalur universitas. Jika kamu memilih jalur kedutaan maka kamu dapat mendaftar ke TIGA universitas sekaligus melalui kedutaan, dan kamu tidak lagi perlu melakukan pendaftaran ke masing-masing universitas. Jadi dengan mengirim berkas ke kedutaan, kamu sudah mendaftar untuk program beasiswa sekaligus mendaftar ke ketiga universitas.

Namun, jika kamu memilih untuk mendaftar melalui jalur universitas, maka kamu hanya bisa mendaftar ke SATU universitas saja. Jadi, sebelum memilih jalur universitas, pastikan dulu pilihan jurusan, kampus serta kuota masing-masing universitas untuk jurusan tersebut ya.

Hal-hal yang perlu di perhatikan

  1. Jika kamu memilih jalur kedutaan maka kamu perlu mengirimkan 4 rangkap berkas yang terdiri dari: 1 rangkap asli dan 3 rangkap fotokopi. Berkas asli yang dimaksudkan disini adalah berkas fotokopi yang telah di legalisir/di cap notaris/di cap penerjemah (jika berkas tersebut merupakan berkas terjemahan). Sedangkan untuk berkas fotokopi adalah berkas yang telah dilegalisir dulu, lalu di fotokopi.
  2. Berkas-berkas yang memerlukan stempel resmi adalah berkas-berkas resmi atau berkas yang diterjemahkan yaitu:
    • Rapor/transkrip nilai pendidikan terakhir
    • Ijazah
    • Akte lahir,
    • KTP pendaftar
    • KTP orang tua
    • Kartu Keluarga
  3. Sertifikat-sertifikat tambahan tidak memerlukan stempel resmi.
  4. Jangan lupa urutkan berkas sesuai Application Checklist yang sudah disediakan dan berikan nomor sesuai di pojok kanan atas untuk setiap lampiran. Application checklist dapat dilihat di Application Guidelines.
  5. Semua berkas dibuat dan difotokopi dalam format kertas A4.
  6. Semua berkas yang kamu kirimkan tidak akan dikembalikan baik jika kamu lulus, ataupun tidak lulus. Jadi pastikan kamu tidak memberikan dokumen asli yang resmi ya. Kamu cukup mengirimkan fotokopi yang di beri stempel resmi, dan berkas tersebut sudah sah menggantikan berkas aslinya.
  7. Bagi kamu yang memilih jalur kedutaan, kamu harus menyiapkan 4 rangkap berkas untuk setiap data karena berkas kamu akan didistribusikan sebagai berikut: 1 rangkap asli untuk kedutaan dan 3 rangkap fotokopinya akan dikirimkan ke tiga universitas pilihanmu.
  8. Siapkan 1 rangkap surat rekomendasi dan 3 rangkap fotokopi dengan amplop untuk masing-masing lembarnya, sehingga akan ada 8 buah amplop rekomendasi yang nantinya perlu disegel dan ditandatangani pemberi rekomendasi.
  9. Gabung dan urutkan semua berkas pendaftaranmu sesuai urutan di Application Checklist, termasuk amplop surat rekomendasi dari kedua guru/dosenmu dan masukkan ke dalam 1 buah amplop besar, sehingga pada akhirnya terdapat 4 amplop besar yang siap kamu kirimkan ke kedutaan. 

 

Dari 67 negara di dunia, Indonesia termasuk sebagai salah satu negara yang berhak mengikuti program beasiswa GKS. Dari total kuota 220 penerima beasiswa jenjang Undergraduate (Associate & Bachelor degree) di seluruh dunia, Indonesia mendapatkan total kuota 10 orang yang akan menjadi penerima beasiswa GKS. Sedangkan untuk jenjang Graduate (Maste & Doctor Degree), Indonesia mendapatkan total kuota sebanyak 65 orang plus 1 orang untuk program Korean Language Teaching Professionals.

Meskipun proses pendaftaran dan seleksinya terlihat ribet, tetapi benefit dan ilmu yang bisa kamu dapatkan nilainya mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah lho!

Siapa nih yang tertarik untuk kuliah di Korea Selatan dengan Beasiswa GKS?

Just an ordinary girl who loves to read and write.