Roompi

Irene Red Velvet Bersikap Kasar Terhadap Stylistnya, Inikah Penyebabnya?

Siapa yang tidak penah mendengar nama girl grup Red Velvet asal Korea Selatan?

Girl Group naungan SM Entertainment ini memiliki cukup banyak penggemar, tidak hanya penggemar lokal tapi juga penggemar international. Dan beberapa hari terakhir, media sosial sedang diramaikan dengan berita skandal Leader Red Velvet, Irene.

Di lansir dari Allkpop, kasus ini bermula dari postingan seorang stylist yang bekerja di SM entertainment. Di postingan tersebut, disebutkan bahwa ia menerima perlakuan kasar dari seorang idol dan di akhir postingannya ia menuliskan hashtag #psycho #monster. Kedua hastag ini kemudian menjadi perbincangan netizen. Netizen pun sempat menebak bahwa idol yang dimaksud berkaitan dengan Red Velvet karena pshycho merupakan single Red Velvet, sedangkan monster merupakan single duet antara Irene dan Seulgi Red Velvet.

Melalui postingan tersebut, Kang Kook Hwa juga mengatakan bahwa ia hanya bisa terdiam dan menangis ketika mendengar kata-kata penghinaan yang keluar dari mulut idol tersebut. Pasalnya, selama 15 tahun bekerja dibidang tersebut, tak pernah ia mendapatkan perlakuan seperti ini.

Spekulasi netizen pun akhirnya terhenti ketika Leader Red Velvet, Irene, memposting pernyataan maaf resmi melalui akun instagramnya 3 hari seletah Kang Kook Hwa memposting curhatannya di Instagram. Melalui postingannya Irene meminta maaf karena telah bersikap kasar melalui perkataan dan perbuatan kepada seorang stylist. Ia sadar bahwa karirnya saat ini bisa tercapai dengan kerja keras semua pihak termasuk para staff. Ia pun menyatakan bahwa ia menyesali perbuatannya dan meminta kepada seluruh penggemar dan semua pihak.

Sejak di Irene membuat postingan permintaan maaf melalu akun resminya, Kang Kook Hwa pun menarik postingannya dari Instagram pribadinya.

Jika di flashback kembali, pada hari itu Red Velvet merupakan salah satu performer pada Gangnam Festival K-pop Concert 2020. Red Velvet yang saat itu hanya tampil menyanyikan 3 lagu tanpa Wendy yang masih belum kembali bergabung sejak kecelakaan yang dialaminya pada tanggal 23 Desember 2019.

Para netizen mulai berpikiran bahwa penyebab perlakuan buruk Irene terhadap stylist tersebut kemungkinan disebabkan oleh insiden yang terjadi ketika ia bersama anggota Red Velvet lainnya tampil di atas panggung.

Beberapa detik setelah Red Velvel mulai tampil di atas panggung, Irene melihat kebawah tampak seperti sedang mencari sesuatu dan menjongkok, yang kemudian mengalihkan sempat mengalihkan perhatian Seulgi selama beberapa detik.

Ternyata benda yang terjauh adalah transmitter yang seharusnya terpasang di bagian punggungnya. Bagi para penyanyi terutama para Kpop Idol, pemasangan alat transmitter dengan baik pada kostum sangatlah penting mengingat mereka harus menari sambil bernyanyi di atas panggung. Kabel yang terlepas dan menggantung, selain dapat menganggu penampilan si penyanyi, juga bisa membahayakan penyanyi lainnya misalnya terinjak atau tersangkut.

Tidak hanya transmitter nya saja, in-ear-monitornya pun terlepas tidak lama setelh ia lanjut menari. Irene sempat mencoba untuk memasang kembali in-ear-monitornya, namun tampaknya ia kesulitan karena ia harus terus menari, Adanya in-ear-monitor sangat membantu para penyanyi untuk fokus pada suara musik dan suaranya sendiri namun karena alat tersebut lepas, maka Irene pun harus bernyanyi dengan hanya mengandalkan suara speaker di studio konser tersebut. The show must go on.

Irene tampak terus menari dan kedua tangannya pun tampak sibuk menggulung kabel tanpa terlihat panik.

Dan beberapa detik kemudian, Irene tampak menari tanpa memenang transmitter di tangan kanannya. Lalu kemanakah transmitter tersebut?

Disini ternyata.

Irene berhasil mengendailkan situasi dan Red Velvet pun menyelesaikan penampilan lagu pertamanya. Beberapa detik sebelum Red Velvet melanjutkan penampilan lagu keduanya, tampak seorang staff berlari dengan sigap mengambil transmitter yang tergeletak di pinggir panggung.

Hingga saat ini masih belum ada konfirmasi resmi dari pihak Irene ataupun agensi SM entertainment terkair penyebab serangan verbal Irene yang ditujukan kepada stylist tersebut. Sikap Irene yang buruk terhadap stylistnya banyak disayangkan oleh ketizen, mengingat VIsual Red Velvet ini memiliki banyak penggemar yang mengaguminya.

Terlepas dari kejadian yang menimpa Irene, ia berusaha tetap profesional dan mampu mengendalikan situasi diatas panggung. Dengan menunjukkan profesionalitasnya, Irene tetap terus menyanyi dan menari seperti biasa sehingga tidak mengganggu penampilan Red Velvet.

Bagaimana menurutmu?

Kamu bisa melihat videonya disini.

Just an ordinary girl who loves to read and write.