Kamu Pemula Pengen Cuan Saham? Hal-Hal Ini Wajib Kamu Siapin!

 

– Hi guys, How’s your day? I hope you’re healthy and doing well. We’re happy to introduce you to our Grateful Board on our newsblog. A place where you can share your thoughts, inspiring stories, or a little thing that you’re grateful for today. You can always spread the positivity by dropping it here. Your story will be featured in our Roompi Grateful Board section in the next article. See you and stay safe! 


Investasi saham sekarang ini emang lagi naik daun ya, guys. Tapiii, kamu tau gak sih kalo investasi di pasar saham pun harus punya bekal tersendiri lho supaya bisa dapetin cuan maksimal.

 

Caranya gimana??

Nih, kata Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christine Natasya, modal awal buat jadi investor atau trader tergantung masing-masing individu. But, ada beberapa hal yang secara prinsip harus dipenuhi baik bagi calon investor atau trader. Pertama, modal harus memenuhi harga emiten dengan fundamental yang baik, dan dikenal publik.

Live Now! Hayooo....Mau Jadi Investor atau Trader Saham?

 

“Apalagi bagi yang baru ingin memulai investasi saham. Misalnya saham BBRI di posisi Rp 4.500 untuk membeli satu lot maka dibutuhkan Rp 450 ribu, jadi mungkin mau beli berapa banyak disiapkan uangnya,”

 

– Christine Natasya dalam Investime CNBC Indonesia.

Dengan modal yang terlalu kecil kadang bikin investor beli saham yang gak dikenal publik dan fundamentalnya dipertanyakan. Buat investor pemula itu sangat bahaya, lho. Makanya, untuk kamu investor dan trader pemula disaranin beli saham yang dikenal publik aja.

“Jika dengan modal yang kecil terkadang hanya bisa beli 1 lot saham bluechip, jadi dia mending beli saham B yang nominalnya lebih kecil tapi ternyata lebih berbahaya. Risikonya lebih besar. Jangan sampai mau beli lot lebih banyak kemudian shift ke saham nominalnya kecil dengan saham small cap, yg biasanya swingnya lebih kencang,”

 

– Christine.

Selain itu, buat pemilihan emiten menurutnya juga harus disesuaikan dengan profil risiko dari masing-masing individu nih guys, baik yang mau trading or investasi.

Kedua, dananya cukup buat diversifikasi. Dengan gitu misalnya kamu punya dana Rp 10 juta, menurutnya jangan cuma beli satu emiten blue chip, melainkan harus diversifikasi. Buat investor pemula mending punya lebih dari satu saham, yaa sekitar 2-4 saham.

“Tapi saya tidak sarankan kita punya palugada, jadi jangan semua yang naik dibeli. Mungkin minimal investor 2-4 saham, jangan punya 10 saham, ujung-ujungnya tidak bakal cuan juga. kalau lebih fokus akan menguntungkan,”

 

– Christine.

Ketiga, harus punya dana supaya bisa average down pas market turun. Contoh nih, kalo ada saham di harga 2.500 maka kamu bisa beli dua lot dulu, sambil perhatiin kalo harganya turun jadi 2.300.

“Jadi kita jangan beli di harga 2.500 full power tapi kita cicil dulu di situ, kemudian dicicil lagi dengan begitu lebih aman dengan average lebih di tengah. Kalau dana ideal, mungkin Rp 10 juta tp kembali lagi ke masing-masing investor,”

 

– Christine.

Call me random, but I'm actually an independent thinker. Cheerio!