Sekolah dan Kampus Dibuka Kembali Mulai Bulan Juli 2021

Hi guys, How’s your day? I hope you’re healthy and doing well. We’re happy to introduce you to our Grateful Board on our newsblog. A place where you can share your thoughts, inspiring stories, or a little thing that you’re grateful for today. You can always spread the positivity by dropping it here. Your story will be featured in our Grateful Board section in the next article. See you and stay safe!


Hampir 1 tahun lamanya kita berjuang melewati pandemi hari demi hari. Sekarang satu per satu roda ekonomi udah mulai kembali berjalan meskipun tidak selancar dulu. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengembalikan perekonomian pemeritah, mulai dari penerapan aturan-aturan PSBB hingga vaksinasi, Tapi semuanya tentu butuh proses guys

Ngomongin soal vaksinasi, per tanggal kemarin 26 Februari, hampir 100% tenaga kesehatan udah menerima dosis vaksis pertama. Nah, target selanjutnya adalah para tenaga pengajar guys, mulai dari tingkat PAUD, SD, SLB, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

A good news has been announced by our Mendikbud. Belajar tatap muka akan mulai kembali diberlakukan mulai bulan Juli 2021 guys.

Finallyyy…

Menurut Pak Mendikbud, sistem PJJ yang terlalu lama justru akan beresiko, terutama untuk siswa tingkat PAUD, SD, dan SLB yang lebih membutuhkan pembelajaran tatap muka dan interaksi fisik. Makanya para tenaga pengajar tingkat dapat prioritas nomor dua untuk menerima vaksin. Dimulai dari tenaga pengajar tingkat PAUD, SD, dan SLB duluan, setelah itu baru disusul tenaga pengajar tingkat SMP, SMA dan perguruan tinggi.

Nantinya meskipun sekolah dan kampus kembali dibuka, protokol kesehatan tetap harus jalan ya guys. Sekolah dan kampus yang akan dibuka pun belum akan 100%, tapi nantinya akan dibuka secara bertahap.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Nizam, timnya mengkaji tentang pembelajaran tatapp muka di kampus. Menurut beliau, aturan tentang proses pembelajaran tatap muka di sekolah dan kampus telah diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021.

Beliau juga meminta pihak sekolah dan kampus untuk mempersiapkan diri terkait dengan aturan baru ini yaitu dengan membuat standar operasional maupun fasilitas untuk menjaga kesehatan lingkungan. Masa pembelajaran tatap muka diharapkan bisa jadi wujud nyata kampanye kebiasaan baru (5M) bagi para tenaga pengajar dan peserta didik.

Anyone here is excited to meet your friends in class again?

Just an ordinary girl who loves to read and write.